Jumat, 22 September 2023

Quantum Learning

Metode pembelajaran quantum merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan adanya pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar situasi belajar. Interaksi antar komponen pendidikan akan mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi kesuksesan belajar yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya. Metode quantum mendasarkan pada pengkondisian kognisi dalam konteks dunia nyata.

Pada dasarnya, metode quantum learning merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan yang luas agar peserta didik dapat aktif dan merasa nyaman serta senang dalam mengikuti proses pembelajaran. Agar siswa berperan aktif dalam pembelajaran harus diciptakan suasana menggairahkan dengan menyajikan materi pelajaran yang bersifat menantang, mengesankan dan dapat menumbuhkan serta meningkatkan tingkat kreativitas siswa. Partisipasi aktif peserta didik dalam proses belajar dapat diwujudkan dengan cara membentuk kelompok diskusi, melakukan kerja kelompok dalam rangka membahas materi pelajaran secara bersama-sama.

Prinsip Quantum Learning

Quantum learning memiliki lima prinsip dalam pembelajaran, yaitu:

1.      Segalanya Bicara

Lingkungan kelas hingga bahasa tubuh, dari kertas yang dibagikan hingga rancangan pelajaran, semuanya mengirim pesan tentang belajar

2.      Segalanya Bertujuan

Yang terjadi dalam pengubahan mempunyai tujuan

3.      Pengalaman Sebelum Pemberian Nama

Otak kita berkembang pesat dengan adanya rancangan kompleks, yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, proses belajar paling baik terjadi ketika siswa telah memiliki bekal sebelum proses pembelajaran dimulai

4.      Akui setiap usaha

Belajar mengandung resiko, belajar berarti melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat siswa mengambil langkah ini, mereka patut mendapat penghargaan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka

5.      Jika Layak Dipelajari, Maka Layak Pula Untuk Dirayakan

Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar

Aspek-Aspek Quantum Learning

Adapun aspek-aspek yang dapat diterapkan dalam quantum learning adalah sebagai berikut:

1.      Kekuatan Ambak

Tumbuhkan minat dengan memuaskan “Apakah manfaatnya bagiKu” (AMBAK) dan manfaatkan kehidupan belajar. Ambak adalah motivasi yang didapat dari pemilihan secara mental antara manfaat dan akibat-akibat suatu keputusan. Pada langkah ini, guru akan memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan penjelasan tentang manfaat yang akan diperoleh siswa setelah mempelajari materi tersebut

2.      Penataan Lingkungan Belajar

Dalam proses pembelajaran perlu dilakukan penataan lingkungan belajar yang dapat membuat siswa betah dalam mengikuti pembelajaran. Dengan begitu, konsentrasi belajar siswa akan meningkat dan dapat mengurangi rasa bosan yang muncul pada diri siswa

3.      Memupuk Sikap Juara

Seorang guru hendaknya rajin memberikan pujian pada siswa yang telah berhasil dalam belajarnya, namun tidak mencemooh siswa yang belum mampu menguasai materi. Dengan membiasakan diri untuk memuji keberhasilan siswa, maka siswa akan merasa lebih dihargai

4.      Bebaskan Gaya Belajarnya

Terdapat beberapa gaya belajar yang dimiliki oleh siswa, yaitu visual, auditorial dan kinestetik. Dalam quantum learning sebaiknya guru memberikan kebebasan dalam belajar dan tidak terpaku hanya dengan satu gaya belajar saja

5.      Membiasakan Mencatat

Belajar akan dipahami sebagai aktivitas kreasi saat siswa tidak hanya bisa menerima, melainkan juga bisa mengungkapkan kembali apa yang telah dipahami menggunakan gaya bahasanya sendiri. Hal tersebut akan mudah dilakukan melalui tulisan-tulisan siswa dari hasil mencatat

6.      Membiasakan Membaca

Seorang guru hendaknya membiasakan siswa untuk membaca, baik buku pelajaran maupun buku-buku yang lain. Karena dengan membaca akan menambah wawasan dan daya ingat

7.      Menjadikan Anak Lebih Kreatif

Siswa yang aktif merupakan siswa yang memiliki rasa ingin tau yang tinggi, suka mencoba dan senang bermain. Adanya sikap kreatif pada diri siswa akan menghasilkan ide-ide yang cemerlang dalam proses belajarnya

8.      Melatih Kekuatan Memori Anak

Kekuatan memori sangat diperlukan dalam proses belajar anak, sehingga anak perlu dilatih untuk memperoleh kekuatan memori yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UAS Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains. Model PBL: Aplikasi Model Pembelajaran Sains Berbasis Disrupsi Inovasi dan Analisis Praktis Kelemahan Model-model Pembelajaran: Kooperatif, Kuantum dan Kolaboratif

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bertemu lagi dengan saya Puji Rizky Widyaningsih, mahasiswi Magister Pendidikan IPA. Berikut m...