Metode pembelajaran quantum
merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan adanya
pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar situasi belajar.
Interaksi antar komponen pendidikan akan mengubah kemampuan dan bakat alamiah
siswa menjadi kesuksesan belajar yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun
lingkungannya. Metode quantum mendasarkan pada pengkondisian kognisi
dalam konteks dunia nyata.
Pada dasarnya, metode quantum
learning merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan yang luas
agar peserta didik dapat aktif dan merasa nyaman serta senang dalam mengikuti
proses pembelajaran. Agar siswa berperan aktif dalam pembelajaran harus
diciptakan suasana menggairahkan dengan menyajikan materi pelajaran yang bersifat
menantang, mengesankan dan dapat menumbuhkan serta meningkatkan tingkat
kreativitas siswa. Partisipasi aktif peserta didik dalam proses belajar dapat
diwujudkan dengan cara membentuk kelompok diskusi, melakukan kerja kelompok
dalam rangka membahas materi pelajaran secara bersama-sama.
Prinsip Quantum Learning
Quantum learning memiliki lima prinsip dalam pembelajaran, yaitu:
1.
Segalanya
Bicara
Lingkungan kelas hingga bahasa tubuh, dari kertas yang
dibagikan hingga rancangan pelajaran, semuanya mengirim pesan tentang belajar
2.
Segalanya
Bertujuan
Yang terjadi dalam pengubahan mempunyai tujuan
3.
Pengalaman
Sebelum Pemberian Nama
Otak kita berkembang pesat dengan adanya rancangan
kompleks, yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, proses
belajar paling baik terjadi ketika siswa telah memiliki bekal sebelum proses
pembelajaran dimulai
4.
Akui
setiap usaha
Belajar mengandung resiko, belajar berarti melangkah
keluar dari kenyamanan. Pada saat siswa mengambil langkah ini, mereka patut mendapat
penghargaan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka
5.
Jika
Layak Dipelajari, Maka Layak Pula Untuk Dirayakan
Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan
meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar
Aspek-Aspek Quantum Learning
Adapun aspek-aspek yang dapat diterapkan dalam quantum
learning adalah sebagai berikut:
1.
Kekuatan
Ambak
Tumbuhkan minat dengan memuaskan “Apakah manfaatnya bagiKu”
(AMBAK) dan manfaatkan kehidupan belajar. Ambak adalah motivasi yang didapat
dari pemilihan secara mental antara manfaat dan akibat-akibat suatu keputusan. Pada
langkah ini, guru akan memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan
penjelasan tentang manfaat yang akan diperoleh siswa setelah mempelajari materi
tersebut
2.
Penataan
Lingkungan Belajar
Dalam proses pembelajaran perlu dilakukan penataan
lingkungan belajar yang dapat membuat siswa betah dalam mengikuti pembelajaran.
Dengan begitu, konsentrasi belajar siswa akan meningkat dan dapat mengurangi rasa
bosan yang muncul pada diri siswa
3.
Memupuk
Sikap Juara
Seorang guru hendaknya rajin memberikan pujian pada
siswa yang telah berhasil dalam belajarnya, namun tidak mencemooh siswa yang
belum mampu menguasai materi. Dengan membiasakan diri untuk memuji keberhasilan
siswa, maka siswa akan merasa lebih dihargai
4.
Bebaskan
Gaya Belajarnya
Terdapat beberapa gaya belajar yang dimiliki oleh
siswa, yaitu visual, auditorial dan kinestetik. Dalam quantum learning
sebaiknya guru memberikan kebebasan dalam belajar dan tidak terpaku hanya
dengan satu gaya belajar saja
5.
Membiasakan
Mencatat
Belajar akan dipahami sebagai aktivitas kreasi saat
siswa tidak hanya bisa menerima, melainkan juga bisa mengungkapkan kembali apa
yang telah dipahami menggunakan gaya bahasanya sendiri. Hal tersebut akan mudah
dilakukan melalui tulisan-tulisan siswa dari hasil mencatat
6.
Membiasakan
Membaca
Seorang guru hendaknya membiasakan siswa untuk
membaca, baik buku pelajaran maupun buku-buku yang lain. Karena dengan membaca
akan menambah wawasan dan daya ingat
7.
Menjadikan
Anak Lebih Kreatif
Siswa yang aktif merupakan siswa yang memiliki rasa
ingin tau yang tinggi, suka mencoba dan senang bermain. Adanya sikap kreatif
pada diri siswa akan menghasilkan ide-ide yang cemerlang dalam proses
belajarnya
8.
Melatih
Kekuatan Memori Anak
Kekuatan memori sangat diperlukan dalam proses belajar
anak, sehingga anak perlu dilatih untuk memperoleh kekuatan memori yang baik.