Rabu, 13 September 2023

Refleksi 2 (Pembelajaran Kooperatif)

Assalamualaikum Wr. Wb

Halo teman belajar, bagaimana kabarnya? Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Kali ini kita bertemu kembali di blog ruang ilmu. Ruang untuk saling belajar dan bertukar pikiran terkait model-model pembelajaran. Minggu lalu, kita sudah sama-sama membahas mengenai perkembangan teknologi dan pengaruhnya terhadap kemampuan bersosialisasi dalam pembelajaran, serta pembelajaran kooperatif sebagai salah satu solusi untuk menghadapi permasalahan tersebut.

Di pertemuan kali ini, pada mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains, bersama Bapak Dr. Drs Syamsurizal, M.Si, kami mengkaji dan memperdalam mengenai pembelejaran kooperatif, mulai dari prinsip penting, manfaat bagi siswa hingga peran guru dalam proses pembelajaran.

Untuk lebih jelas, mari sama-sama kita simak penjelasan berikut

Pembelajaran kooperatif memiliki beberapa prinsip penting, yang diantaranya sebagai berikut:

1. Positive Interpedence

Positive interpedence merupakan keadaan dimana siswa saling melengkapi dan saling mengkritisi satu sama lain

2. Individual Countability

Memiliki tanggung jawab (setiap anggota kelompok memiliki kontribusi pada suatu kelompok belajar)

3. Group Processing

Merefleksi/mengkritisi kesepakatan bersama, melihat kekurangan dan kelebihan dari hasil diskusi dan sama-sama mencari solusi atas kekurangan tersebut

4. Interpersonal and Social Skills

Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok, saling mempercayai satu sama lain, mampu menyelesaikan permasalahan secara bersama untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

5. Promotive Interaction

Interaksi yang saling menghargai, menerima kekurangan dan kelebihan teman dan menghargai pikiran dan hasil kerja teman.

Adapun manfaat dari pembelajaran kooperatif untuk siswa adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan kemandirian belajar siswa

2. Diberikan kebebasan untuk berpendapat atau mengutarakan gagasan

3. Memperkuat rasa percaya diri

4. Mempermudah transfer pengetahuan

5. Memiliki kemampuan argumentasi yang kuat

6. Menjadi lebih produktif (ada interaksi yang terjadi)

7. Tercapai kesuksesan belajar yang diharapkan

Dalam penerapan pembelajaran kooperatif, ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh guru, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Guru perlu memastikan terlebih dahulu apakah masing-masing siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik

b. Dapat mengindentifikasi karakter siswa yang akan dibentuk ke dalam kelompok

c. Menentukan sumber atau bahan ajar

Pembelajaran kooperatif dipercaya dapat mengembangkan kemampuan bersosial peserta didik, untuk penerapan hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Memberikan pandangan-pandangan kepada siswa atau mengarahkan siswa dalam belajar dengan cara tidak langsung memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan siswa atau dengan kata lain menumbuhkan rasa ingin tau siswa melalui identifikasi dan diskusi bersama teman-temannya.

b. Belajar untuk saling mendengarkan

c. Aktif dalam menawarkan bantuan kepada teman


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UAS Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains. Model PBL: Aplikasi Model Pembelajaran Sains Berbasis Disrupsi Inovasi dan Analisis Praktis Kelemahan Model-model Pembelajaran: Kooperatif, Kuantum dan Kolaboratif

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bertemu lagi dengan saya Puji Rizky Widyaningsih, mahasiswi Magister Pendidikan IPA. Berikut m...