Assalamualaikum Wr. Wb
Halo teman belajar, bagaimana kabarnya? Semoga kita
selalu dalam keadaan sehat dan dan dapat beraktivitas seperti biasa.
Kali ini kita bertemu kembali di blog ruang ilmu. Ruang
untuk saling belajar dan bertukar pikiran terkait model-model pembelajaran. Minggu
lalu, kita sudah sama-sama membahas mengenai perkembangan teknologi dan
pengaruhnya terhadap kemampuan bersosialisasi dalam pembelajaran, serta
pembelajaran kooperatif sebagai salah satu solusi untuk menghadapi permasalahan
tersebut.
Di pertemuan kali ini, pada mata kuliah Model dan
Evaluasi Pembelajaran Sains, bersama Bapak Dr. Drs Syamsurizal, M.Si, kami
mengkaji dan memperdalam mengenai pembelejaran kooperatif, mulai dari prinsip
penting, manfaat bagi siswa hingga peran guru dalam proses pembelajaran.
Untuk lebih jelas, mari sama-sama kita simak
penjelasan berikut
Pembelajaran kooperatif
memiliki beberapa prinsip penting, yang diantaranya sebagai berikut:
1. Positive Interpedence
Positive interpedence merupakan keadaan dimana siswa
saling melengkapi dan saling mengkritisi satu sama lain
2. Individual Countability
Memiliki tanggung jawab (setiap anggota kelompok
memiliki kontribusi pada suatu kelompok belajar)
3. Group Processing
Merefleksi/mengkritisi kesepakatan bersama, melihat
kekurangan dan kelebihan dari hasil diskusi dan sama-sama mencari solusi atas
kekurangan tersebut
4. Interpersonal and Social Skills
Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok, saling
mempercayai satu sama lain, mampu menyelesaikan permasalahan secara bersama
untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
5. Promotive Interaction
Interaksi yang saling menghargai, menerima kekurangan
dan kelebihan teman dan menghargai pikiran dan hasil kerja teman.
Adapun manfaat dari
pembelajaran kooperatif untuk siswa adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan
kemandirian belajar siswa
2. Diberikan
kebebasan untuk berpendapat atau mengutarakan gagasan
3. Memperkuat
rasa percaya diri
4. Mempermudah
transfer pengetahuan
5. Memiliki kemampuan argumentasi yang kuat
6. Menjadi lebih produktif (ada interaksi yang terjadi)
7. Tercapai kesuksesan belajar yang diharapkan
Dalam penerapan pembelajaran kooperatif, ada
beberapa hal yang perlu disiapkan oleh guru, yang diantaranya adalah sebagai
berikut:
a. Guru
perlu memastikan terlebih dahulu apakah masing-masing siswa dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik
b. Dapat
mengindentifikasi karakter siswa yang akan dibentuk ke dalam kelompok
c. Menentukan sumber atau bahan ajar
Pembelajaran kooperatif dipercaya dapat mengembangkan kemampuan bersosial peserta didik, untuk penerapan hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Memberikan pandangan-pandangan kepada siswa atau mengarahkan siswa dalam
belajar dengan cara tidak langsung memberikan jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan siswa atau dengan kata lain menumbuhkan rasa ingin tau siswa melalui identifikasi dan
diskusi bersama teman-temannya.
b. Belajar untuk saling mendengarkan
c. Aktif dalam menawarkan bantuan kepada teman